Kisah Nabi adam a.s | Part II

Bismillah | Keluarga Blog IslamAssalamu’alaikum Wr.Wb
Untuk kali ini admin akan meneruskan postingan yang lalu tentang kisah nabi adam a.s . bagi yang belum membaca kisahnya. mohon dibaca dulu postingan yang lalu-Nya.. Supaya bisa lebih paham. !!

Kisah nabi adam a.s | Part II

kisah nabi adam a.sSilahkan anda baca dulu postingan yang lalu Kisah nabi adam a.s :

Iblis selalu menggoda Adam & hawa, sehingga keduanya terpedaya oleh iblis, yaitu makan pohon kayu yang terlarang oleh Allah SWT. Kemudian keduanya dikeluarkan dari syurga, maka bumi inilah dijadikan tempat kediamannya dan anak cucunya sampai kepada kita semuanya. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an :

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا
 
وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ

تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ. وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ

Artinya :
“Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”.

“Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”,
(QS: Al-A’raf Ayat: 20-21)

Kemudian keduanya merasa bersalah, dan menangislah ke-duanya memohon ampunan kepada Allah SWT, seraya berkata :

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ

الْخَاسِرِينَ

Artinya :
“Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Q.S Al-araf , ayat 23 )

Kemudian Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an , sebagai berikut :

فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوا

بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ

Artinya :
“Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan”. (Q.S Al-baqarah ayat 36 )

Adam & Hawa yang dahulunya tinggal bersenang-senang di dalam syurga sekarang harus berusaha mencari keperluan hidup sehari-hari. Sekarang harus berikhtiar mencari rizqi dengan jalan bercocok tanam dan sebagai-Nya. Untuk menyempurnakan kehidupan adam dan hawa, Tuhan telah memberikan petunjuk bagi mereka, sebagaimana firman Allah SWT :

فَتَلَقَّىٰ آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Artinya :
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al-baqarah ayat 37 )

Nabi adam a.s dijadikan khalifah dimuka bumi ini.
Ketika Allah SWT akan menciptkan adam, beliau berfirman kepada malaikat, sebagaimana tersebut dalam Al-Qur’an :

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا

أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ

وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Artinya :
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” ( Q.S Al-Baqarah ayat 30 ).

Segala sesuatunya memang sudah menjadi rencana tuhan, demikian pula tentang dikeluarkannya Nabi Adam dari syurga yang telah ditentukan oleh Allah SWT untuk dijadikan khalifah dibumi ini. Seorang yang aka nmenjadi khalifah atau pemimpin, tentulah harus mempunyai ilmu yang banyak. Maka kepada adam, Allah memberikan beberapa pelajaran dan petunjuk, sehingga menjadilah ia seorang yang pandai, namun demikian ilmu yang diberikan Allah SWT kepada Nabi adam sudah tentu terbatas, sebagaimana firman Allah :

وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

Artinya :
“dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”

Setelah Adam a.s mengetahui nama-nama segala benda yang ada disekitanya, maka Allah mengumpulkan malaikat, dan bertanya – tanya kepada mereka tentang nama-nama benda – benda itu, tetapi malaikat – malaikat itu tidak mengetahui, sebagaimana diterangkan dalam Al-Qur’an , sebagai berikut :

وَ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُوْنِيْ

بِأَسْمَاءِ هَؤُلاَءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِيْنَ.  قَالُوْا سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا

إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ

Artinya :
Dan telah diajarkanNya kepada Adam nama-nama semuanya, kemudian Dia kemukakan semua kepada Malaikat, lalu Dia berfirman : Beritakanlah kepadaKu nama-nama itu semua, jika adalah kamu makhluk-makhluk yang benar.”

“Mereka menjawab : Maha Suci Engkau ! Tidak ada penge­tahuanbagi kami. kecuali yang Engkau ajarkan kepada Kami. Karena sesungguhnya Engkau­lah Yang Maha Tahu, lagi Maha Bijaksana.” ( Q.S Al-baqarah ayat 31-32 )

Kesalahan Nabi adam a.s di ampuni oleh Allah SWT sebagaimana diterangkan dalam Q.S Al-baqarah ayat 37 ( diatas ), dan kepada anak cucu-Nya diberinya ajaran-ajaran agama untuk menyelamatkan hidupnya. Barang siapa mengikuti agama akan mendapatkan syurga. dan barangsiapa yang mengingkarinya akan mendapat Neraka.
Adam dan hawa sebagai suami isteri, dan sebagai manusia pertama dan nenek moyang kita. Tiap kali melahirkan dua orang : seorang laki-laki dan seorang perempuan. Kecuali ketika melahirkan yang penghabisan, hanya seorang anak laki-laki, yang kemudian menjadi Nabi Syis namanya. Adapun anak laki diperisterikan dengan anak perempuan yang lahirnya tidak bersamaan dengan dia. Begitulah ketentuan Allah di masa itu. Dari perkawinan – perkawinan inilah lahir anak cucu adam yang tersebar hingga sekarang ini .!!

Catatan:

Iblis yang telah berhasil menggoda Nabi adam / nenek moyang manusia, sampai sekarang selalu berikhtiar menggoda kita. Ia sangat pandai dan licik menggoda manusia. Sebab itu kita harus berhati-hati dan berpegang teguhlah dengan ajaran-ajaran islam, agar kita selamat dari godaan-godaan iblis, syaithan yang terkutuk.

Demikian postingan artikel kali ini yang berjudul Kisah nabi adam a.s lengkap berdasarkan Al-Qur’an.
Semoga bisa bermanfaat. Amin

About ademiftahfauzi

Dakwah. Ukhwah. Istiqamah. Tawakal.. Harus punya prinsip !!!

Posted on June 24, 2013, in kisah Nabi & Rasul, Kisah-kisah and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Thanks soalnya saya pr alhamdullilah selesai

Apa Komentar Anda ?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

Secarik Kertas™

"Informasi seputar dunia teknologi"

MuTiaRa iSLaM

Blog Pendidikan Agama Islam

Informasi_Islamic

PAI | Kisah Inspirasi | Doa-Doa | Informasi | etc

KEBLIM

Keluarga Blog Islam Share ~Informasi_Islamic_Tips&Trik_PAI_Komputer_Pendidikan~

%d bloggers like this: